MicrosoftLinux

Bergabung ke Linux Foundation, Microsoft Jadi Platinum Member

Lima belas tahun yang lalu, melalui Steve Balmer selaku CEO Microsoft saat itu mengatakan bahwa Linux adalah “kanker”, namun secara mengejutkan, perusahaan yang sebelumnya dikenal selalu mengusung ‘sumber tertutup’ itu telah bergabung dengan komunitas open source Linux Foundation.

Tak tanggung-tanggung, perusahaan software yang berbasis di Redmond ini pun telah menjadi anggota Platinum di Linux Foundation, dimana biaya keanggotaan untuk level ini mengharuskan untuk membayar biaya sebesar US$ 500 ribu per tahun.

Seperti yang kami rangkum dari berbagai sumber, Jim Zemlin, selaku Direktur Eksekutif Linux Foundation mengatakan bahwa “Dengan langkah tersebut, Microsoft akan lebih mampu untuk berkolaborasi dengan komunitas open source. Hal tersebut tentunya memberikan proses transformasi pengalaman mobile dan cloud untuk banyak orang,”

Scott Guthrie selaku Executive Vice President.Microsoft Cloud & Linux Group juga mengamini hal tersebut, “Sebagai sebuah perusahan dengan platform cloud, kami ingin membantu developer mencapai lebih banyak hal dengan menggunakan platform dan bahasa yang mereka ketahui,” ujarnya.

Belakangan Microsoft memang telah banyak berkecimpung di dunia open source, perusahaan yang kini di nahkodai oleh Satya Nadella itu telah berkontribusi pada sejumlah proyek Linux Foundation, termasuk Node.js Foundation, OpenDaylight, Open Container Initiative, R Consortium, Open API Initiative dan belakangan telah bekerja sama dengan Canonical dengan memboyong Bash Ubuntu ke lingkungan Windows 10.

Linux Fouondation ibarat sebuah rumah bagi para komunitas open source dan Linux, selain bergerak secara non-profit, organisasi ini juga telah banyak mengembangkan tool, event dan pelatihan untuk semua program open source.

Sumber: 1, 2 | Gambar: Microsoft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *