TipsTrick

Mematikan Fitur Hybrid Shutdown di Windows (8, 8.1 dan 10) Agar Dapat Diakses Linux

Tidak bisa dipungkuri, keberadaan platform Windows masih banyak diminati pengguna, terlebih ketika pihak Microsoft sempat meng-gratiskan sistem operasi Windows 10 saat platform ini pertama kali diperkenalkan untuk publik.

Perusahaan analis NetMarketShare mengungkap, bahwa per Juli 2016 lalu pemakaian Windows 10 naik 1,99 persen, dari 19,14 persen ke 21,13 persen. Sebagai perbandingan, sistem operasi tersebut mengalami eskalasi sebesar 1,71 persen di bulan Juni, dan 2,09 persen di bulan Mei.

Kepopuleran Windows bisa jadi telah membuat sebagian pengguna enggan untuk sepenuhnya meninggalkan Windows, karena itu kebanyakan pengguna telah memasang dual booting pada perangkat komputer mereka, yakni Windows dan Linux. Namun tahukah anda bahwa di Windows 8, 8.1 dan 10 terdapat fitur bernama hybrid shutdown. ?

Hybrid shutdown sangat berbeda dengan proses shutdown biasa, secara default fitur ini telah aktif di Windows 8, 8.1 dan 10, sehingga walaupun kita memilih Shutdown namun ia hanya menutup session dan service saja tapi tetap menjalankan sejumlah proses yang dianggap “penting”, sehingga harddisk masih belum sepenuhnya berhenti. Hal ini tentu berbeda dengan algoritma Shutdown pada versi Windows sebelumnya dimana sistem akan melakukan pengistirahatan sistem hardware dengan mengirim sinyal ke ACPI.

Jika anda menggunakan dual booting Windows dan Linux, proses hybrid shutdown akan menyulitkan anda mengakses file-file yang disimpan di partisi Windows tadi saat anda menggunakan Linux. Walaupun partisi harddisk yang digunakan oleh Windows terlihat di Linux, namun anda tidak dapat mengaksesnya. Linux akan menampilkan pesan kurang-lebih seperti berikut ini:

Untuk menghilangkan fitur hybrid shutdown anda bisa masuk lagi ke sesi Windows dan menghentikan fitur ini secara manual melalui langkah-langkah berikut ini:


1. Masuk dan buka jendela Power Options (dapat dicari dengan mengetikkan ‘power options’ pada fungsi pencarian di Windows).


2. Pada bagian kiri tampilan jendela Power Options klik-lah tulisan ‘Choose what the power button does’

3. Pada bagian Define power buttons and turn on password protection klik Change settings that are currently unavailable


4. Pada bagian Shutdown settings, hilangkan tanda ceklis pada Turn on fast startup (recommended) untuk mematikan fitur Hybrid Shutdown

5. Kemudian klik tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan tersebut.

6. Tutup jendela Power Options.

Setelah melakukan langkah di atas, seharusnya kini Anda dapat melakukan Shutdown secara penuh sehingga data dan file yang ada dalam partisi Windows dapat diakses oleh Linux.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *