Inilah Distro Linux Terbaik Menurut #NgobroLinux

Ngobrolin berbagai ragam distro linux seakan tidak pernah ada habisnya, karena saat ini ada begitu banyak varian distro linux yang bermunculan, entah itu versi lanjutan dari distro yang sudah ada ataupun juga distro yang benar-benar baru.

Dari pengalaman #NgobroLinux menggunakan sejumlah distro, ada beberapa distro linux yang menurut kami menarik, baik itu dari segi tampilan/antar muka, fitur dan yang terutama kesesuaian dengan kebutuhan pekerjaan kami .

Daftar distro berikut ini tidak diurutkan berdasarkan kriteria tertentu. Daftar ini juga bisa saja berbeda dengan daftar distro yang dimiliki oleh pengguna lain, jadi jika memang anda memiliki distro linux yang menurut anda bagus namun tidak ada dalam daftar ini, silahkan tambahkan pada bagian komentar ya.

Linux Mint 17.x

Sejak #NgobroLinux mencoba menggunakan distro Linux Mint 17 Cinnamon 32-bit melalui Live USB, kami langsung tertarik untuk langsung menginstallnya secara permanen ke dalam harddisk karena distro ini telah memiliki sejumlah aplikasi pendukung untuk menjalankan file multimedia dari web serta beberapa aplikasi lengkap yang dibutuhkan untuk membantu pekerjaan sehari-hari.

Distro Linux berbasis Ubuntu dan Debian ini memiliki tampilan antarmuka yang sangat user-friendly, tak heran jika dalam satu tahun terakhir ini, Linux Mint selalu bertengger di urutan pertama sebagai distro yang paling populer di situs DistroWatch.com dan diklaim sebagai distro paling populer setelah Windows dan Mac OS.

Selain hadir dengan lingkungan desktop Cinnamon, Linux Mint juga hadir dengan MATE Desktop, dimana lingkungan desktop ini dipercaya lebih ringan, lebih stabil dan dapat bekerja di hampir semua komputer, MATE merupakan proyek lanjutan dari GNOME 2 dan akan terus dikembangkan agar menjadi lebih baik.

Jika anda tertarik untuk mengunduh Linux Mint, bisa langsung mengarahkan browser anda ke situs resminya www.linuxmint.com

Zorin OS

Dari penampilannya, Zorin OS digadang-gadang telah menjadi distro linux yang memiliki tampilan mirip dengan Windows 9x, karena sejak awal ia memang ditujukan bagi pengguna Windows yang ingin mencba menggunakan atau bermigrasi ke Linux, kendati demikian, distro ini sama sekali  tidak berafiliasi dengan sistem operasi besutan Microsoft itu.

Distro ini menggunakan Ubuntu sebagai basis platformnya, dipadu dengan dukungan plug-in Compiz, Zorin OS memiliki tampilan animasi desktop 3-D yang menarik saat pengguna berpindah-pindah layar desktop.

Distro ini juga hadir dengan sejumlah aplikasi yang bisa digunakan oleh pengguna untuk melakukan sejumlah pekerjaan komputasi harian seperti LibreOffice, GIMP, dan yang lainnya.

Zorin OS tersedia dalam dua versi yaitu Free Edition dan Premium Edition. Zorin OS Free Edition memiliki empat varian yakni Zorin OS Core (yang kami gunakan saat ini), Zorin OS Educational, Zorin OS Lite dan Zorin OS Educational Lite. Sedangkan dua varian lain terdapat pada Zorin OS  Premiun Edition yakni Zorin OS Ultimate dan Zorin OS Business. Saat tulisan ini kami buat, versi terbaru dari distro ini adalah Zorin OS versi 9 karena Zorin OS versi 10 tengah disiapkan. Anda bisa mengunduh Zorin OS melalui websitenya di www.zorin-os.com

Elementary OS

Distro linux Elementary OS memiliki tampilan yang sangat menarik, ia memiliki antarmuka dengan pendekatan a la Mac OS X, lengkap dengan tampilan aplikasi docking yang ada di area layar bagian bawah. Namun begitu, distro ini sejatinya masih menggunakan platform Ubuntu sebagai basisnya.

Ia hadir dengan sejumlah aplikasi seperti Geary untuk e-mail klien,  Midori untuk aplikasi perambah/browser, Maya Calendar, Totem movie player, Scartch utuk teks editor dan aplikasi Noise Music Player untuk memutar file musik.

Versi teranyar dari distro berbasis Ubuntu ini adalah Freya v0.3, jika menilik dari nomor versinya, mungkin anda berfikir bahwa distro ini terkesan tidak stabil, padahal tidak sama sekali karena di website resminya versi ini merupakan versi stabil dan bisa digunakan sebagai sistem operasi sehari-hari.

Uniknya, Elementary OS ini hadir dengan lingkungan desktop manager besutannya sendiri bernama Patheon yang bisa bekerja dengan sejumlah aplikasi bawaan dari Elementary OS seperty Plank yang merupakan aplikasi dock-bar berbasiskan Docky, browser Midori dan aplikasi teks editor sederhana bernama Scratch.

Hal menarik lainnya dari distro Elementary OS ini adalah kehadiran aplikasi launcher Slingshot yang terkesan intuitif, dimana ketika pengguna mengetikan sebuah operasi matematika 10+30 misalnya, maka akan muncul angka hasil penjumlahan tersebut yakni 40 diikuti ikon kalkulator yang bisa kita klik.

Jika ingin mencoba distro ini, silahkan untuk langsung mengunjungi web resminya di https://elementary.io/

Deepin Linux

Distro besutan pengembang asal Tingkok ini memiliki tampilan sangat elegan, ia juga hadir dengan antar muka yang hampir mirip dengan Mac OS karena hadir dengan aplikasi dock-bar yang ada dibagian bawah area layar.

Kendati masih menggunakan platform Ubuntu, Deepin Linux memiliki tampilan yang lebih segar, hal itu bisa terwujud karena distro ini menggunakan lingkungan desktop besutannya sendiri yang disebut sebagai Deepin Dekstop Environment (DDE) berbasis HTML 5.

Sebagai sistem operasi yang awalnya dibagun untuk memerangi pembajakan software Windows dan Mac, Deepin Linux hadir dengan sejumlah aplikasi bawaan seperti Deepin Control Center, Deepin Music, Deepin Movie dan Deepin Store.

Dari segi tampilan, distro ini memiliki antar muka yang nyaman untuk dipandang, anda bisa mengunduh OS ini langsung melalui situs resminya di http://www.deepin.org/

Ubuntu

Ubuntu merupakan salah satu distro Linux populer saat ini, OS yang menggunanakan platform berbasis Debian ini telah dikembangkan oleh perusahaan bernama Canonical Ltd. yang dipimpin oleh Mark Shuttleworth sebagai pendirinya.

Walaupun hadir sebagai sistem operasi gratisan, Ubuntu dibuat dan dikembangkan oleh orang-orang profesional baik dari komunitas maupun perorangan sehingga distro ini dapat digunakan oleh semua kalangan, tak heran jika distro Ubuntu ini juga digunakan oleh GeoHot, seorang hacker yang sebelumnya berasil meretas iPhone dan Sony PlayStation yang kini menggunakan Ubuntu untuk menyusun aplikasi yang dia kembangkan sendiri untuk digunakan pada mobil pintar yang bisa berjalan tanpa supir.

Selain Unity desktop yang dikembangkan oleh Ubuntu sendiri, distro ini juga hadir dalam berbagai varian lingkungan desktop (desktop environment) yakni Ubuntu Mate, Kubuntu (KDE), Lubuntu (LXDE), Ubuntu GNOME, Xubuntu (Xfce) dan yang lainnya.

Saat ini varian lain dari OS Ubuntu bernama Ubuntu Touch juga telah hadir untuk perangkat smartphone dan tablet. Smartphone yang berjalan dengan platform Ubuntu Touch OS yakni BQ Aquarius telah sukses dipasarkan di sejumlah kawasan.

Bagi Anda yang ingin mencoba Ubuntu OS bisa langsung mengunduhnya melalui situs resminya di www.ubuntu.com/download

MacPup Linux

Distro ini merupakan salah satu distro linux yang memiliki ukuran file system sangat kecil, dengan ukuran file .iso hanya 200-an MB saja, penggunanya sudah bisa mendapatkan sistem operasi yang lengkap untuk digunakan sebagai platform yang bisa mendukung kerja komputasi sehari-hari.

MacPup merupakan varian dari Puppy Linux yang telah dikustomisasi agar memiliki tampilan lebih elegan. Dengan basis platform Ubuntu, MacPup telah hadir menggunakan windows manager berbasis Enlightenment yang ringan karena distro ini ditujukan agar sepenuhnya bisa berjalan pada ruang RAM/memory komputer selama komputer menyala.

Informasi detail mengenai distro MacPup ini dapat dibaca pada tulisan kami di sini.

Manjaro Linux

Kendati hadir dengan basis Arch Linux yang ditujukan untuk pengguna yang lebih berpengalaman, namun distro Manjaro Linux ini memiliki tampilan yang sangat informatif sehingga mudah digunakan.

Sebagai distro berbasis Arch, Manjaro juga hadir dengan sejumlah fitur yang sama seperti Arch yakni menghadirkan sistem yang menawarkan kecepatan, kekuatan dan efisiensi.

Manjaro Linux juga hadir dengan sejumlah lingkungan desktop yang tersedia yakni;  XFCE, Openbox, KDE, Cinnamon, Gnome, Mate, LXDE dan E17.

Selain hadir dalam antarmuka grafis, Manjaro juga menawarkan versi NET-Edition (tanpa antarmuka grafis) yang dapat dikonfigurasi dan disesuaikan sesuai selera dan preferensi pribadi. Selain itu, versi minimalis NET-Edition juga tersedia dalam versi 32 dan 64 bit.

Distro yang lebih ditujuakn untuk pengguna early-adopter (pemula) namun masih tetap menjaga basis Arch nya terutama pengaturan paket Pacman dan kompatibilitasnya dengan Arch User Repositories ini dapat diunduh melalui situs resminya di sini.

Tambahan Informasi:
Jika anda telah mengunduh masing-masing file .iso dari distro linux diatas, anda dapat mencoba dan menggunakan linux tersebut dengan metode live yang bisa dibuat sendiri pada USB flashdisk dengan kapasitas minimal 2GB melalui cara yang sudah kami paparkan pada tulisan berikut ini.

2 thoughts on “Inilah Distro Linux Terbaik Menurut #NgobroLinux”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *