Category Archives: Linux Story

NgobroLinux #4, Teddy Sukardi

Bapak Teddy Sukardi (@tedsuka) adalah salah satu praktisi IT yang cukup berpengaruh pada perkembangan teknologi informasi di Indonesia. Selain aktif mengisi acara seminar IT, pria yang punya hobby  bermain musik ini juga kini menjabat sebagai Ketua Umum IKTII (Ikatan Konsultan Teknologi Informasi Indonesia).

Beliau juga penggiat open source tanah air yang mengawali karirnya sebagai programmer  dan sistem analisis. Masuk jenjang management Your M Unit sebagai dukungan teknis. Kemudian beralih ke penjualan solusi dan produk TI untuk manufaktur, perbankan dan retail. Pernah juga bekerja sebagai pemberi solusi melalui call center konsultasi keamanan informasi, serta tata kelola IT.

Pada akhir tulisan ini ada video yang diunggah oleh Miftakhul Yazid  Fuadi di Youtube, saat Pak Teddy memaparkan materi tentang ‘Peluang Bisnis dari Open Source’.

Berikut adalah hasil wawancara team #NgobroLinux bersama Bapak Teddy Sukardi:

Kenapa Menggunakan Linux?
Karena Linux bersifat free-licence jadi bebas pakai, gampang merawatnya, dan bisa diubah sesuai keperluan.  Selain itu sistem operasi berbasis Linux juga sangat aman digunakan karena tidak ada virus. Linux juga lebih efisien dalam penggunaan sumber daya dan memberi contoh memakai teknologi terbuka untuk kemandirian.

Kapan pertamakali menggunakan Linux?
Sekitar tahun 2008, saat itu distro yang digunakan adalah Debian dan FreeBSD.

Apa distro Linux favorit Anda?
Ubuntu. Karena distro ini sudah ada dimana-mana, dukungannya terus tersedia, distro ini juga merupakan distro yang  cukup andal dan stabil, serta sangat mudah digunakan, selain itu rilis Ubuntu tepat waktu dengan komitmen yang kuat. Konsisten untuk merilis versi baru setia p 6 bulan dan setiap 2 tahun mereka merilis dukungan untuk versi jangka panjang (LTS).

Aplikasi Linux apa yang sering digunakan?
Aplikasi LibreOffice, Ardour, Gimp, Thunderbird, Eclipse, Slueth Kit.

Apa arti Linux menurut Anda?
Linux berarti kolaborasi, berbagi, bebas, efisiensi, inovasi, mandiri, produktif, keterbukaan  berpikir.

WhatsApp Image 2018-02-10 at 10.43.20

 

 

 

 

 

 

NgobroLinux #3, Asep Sholihin

Asep Sholihin (Instagram @asepshol) ialah salah seorang mahasiswa ekonomi di salah satu kampus terkemuka di Subang, namun hobby-nya ngoprek komputer dan gadget telah menyeretnya ke dunia IT. Pemuda lajang yang juga penggemar buku-bukunya  Fiersa Besari ini justru sering terlihat ngoding daripada ngerjain tugas kampusnya.

Berikut adalah cuplikan wawancara kami dengan beliau.
“Saya seorang web developer cupu yang tak sengaja terjun dan mengenal hal-hal luar biasa didalamnya. Lalu bertemu lah dengan Linux. Sebuah OS yang awalnya saya anggap tidak asyik dengan tampilan yang cupu, perintah terminal yang awalnya terlihat rumit, dan membosankan (karena dikira tidak support game dan software- software fenomenal) yang saya sering pakai ternyata memiliki hal yang luar biasa keren dan mengasyikkan.”

Kenapa Menggunakan Linux?
Awalnya liat orang orang yang ngoding pake Linux, lalu saya cobain (saat itu Linux Mint) yang setelah beberapa hari saya pake, **JLEB** ini OS keren banget sampe gak kerasa saya senyum-senyum sendiri dibuatnya, mirip seperti saat kita melihat cewek yang awalnya terlihat biasa-biasa saja, tapi ternyata makin hari jadi terlihat makin cantik setelah ngobrol lama dengannya, aiiih…. OS ini bener bener mendukung banget untuk aktifitas ngoding saya. Dengan command melalui Terminal yang bener-bener memudahkan saya. Kemudahan dalam instalasi software-software pendukung saya ngoding, seperti Node, CLI, dan lain-lain.

Kapan pertama kali menggunakan Linux?
Saat masih di bangku “putih abu-abu” saya sering experiment menggunakan OS Windows,  dan saat itu iseng-iseng nyobain Linux (Ubuntu). Tapi  sempet kapok pake Linux karena musibah menghampiri, dengan keterbatasan ilmu dan pengetahuan saya tentang Linux saat itu, dengan sotoy-nya saya menginstal dan me-reset harddisk, dan ‘BLAR!!!’ semua data sekolah saat itu lenyap, kejadian itu sempat membuat saya benci banget sama Linux. Namun akhirnya saya kembali baikan lagi dengan Linux di tahun 2015, seperti gebetan yang kembali didekati akhirnya saya mulai merasa cocok dan cinta saya kembali bersemi dengan Linux.

Apa distro Linux favorit Anda?
Saat mulai tertarik dengan Linux, saya mencoba beberapa distro like, Ubuntu, Linux Mint,Voyager, Elementary, Deepin OS  dan menurut saya yang paling Wow tampilannya adalah Deepin OS. Namun  sayangnya karna build distro tersebut berangkat dari un-stable saya merasa bahwa distro itu kurang powerfull, untuk saya. sampai saat ini saya masih mencari sosok distro yang pas dan menyenangkan, ibarat mencari pasangan hidup yang juga masih saya jalani saat ini. (kode keras).

Aplikasi Linux apa yang sering digunakan?
Woow, kalo ini sudah pasti TERMINAL-nya. kemudian CLI, dan kalo untuk aktifitas ngodingsaya pakai ATOM dan VSCode, Debuggin saya menggunakan Chromium. Entah kenapa saya tidak suka LibreOffice, karna saya lebih suka bikin document pake Google Docs.

Apa arti Linux menurut Anda?
Linux adalah “the real OS”. Karna layanannya yang open source. Customization yang tiada batas. Security system yang tahan terhadap virus. Membantu saya membuka pemikiran baru bahwa
System bukan hanya terpaku pada hal fenomenal namun juga powerfull.

NgobroLinux #2, Ari Musthari

Ari Musthari (Twitter @musthari) adalah salah seorang praktisi IT di Kota Subang, Jawa Barat, sejumlah website telah ia bidani. Pemuda ramah senyum nan humoris yang juga pencinta kopi hitam ini tak ragu untuk membantu menyelesaikan masalah terkait komputer dan smartphone yang dialami teman-temannya. Tim NgobroLinux telah berhasil mewawancarainya via e-mail. Continue reading NgobroLinux #2, Ari Musthari